Manajemen Perubahan Sodara Sodara !!!

Waktu kuliah dulu saya pernah dapet mata kuliah Manajemen Perubahan. Kuliahnya sih ringan saja, membahas tentang perubahan yang dilakukan sebuah perusahan agar dapat mencapai tujuan bisnis. Tapi buat saya, inti dari mata kuliah ini cuma satu yaitu : CHANGE or DIE!

Mengapa kita harus berubah?
Karena lingkungan kita berubah.
Perubahan yang kita lakukan adalah bentuk penyesuaian diri kita terhadap hal-hal yang terjadi disekitar kita. Penyesuaian diri terhadap lingkungan adalah sifat dasar manusia yang tujuannya tak lain adalah untuk bertahan hidup.

Perubahan bukan sesuatu yang harus ditakutkan. Perubahan, sebesar apapun itu, harus kita hadapi dengan berani. Sebab itulah diadakan mata kuliah Manajemen Perubahan. Karena pada dasarnya manajemen adalah seni, artinya tidak ada cara apapun yang dianggap paling benar untuk menghadapi perubahan itu. Yang terpenting adalah tercapainya suatu tujuan.

Waktu masih jadi mahasiswa, kalimat change or die ini ga terlalu berarti, buat saya kalimat itu cuma sekedar kunci agar nilai mata kuliah Manajemen Perubahan saya bisa dapat A.

Tapi setelah saya memasuki dunia kerja, kalimat itu langsung bermakna luar biasa.
CHANGE or DIE! Itu sejenis mantra yang memicu saya untuk tetap waras.
Saya menghafalkan, meresapi, memahami, menjiwainya…
Mengapa demikian?

Di dunia kerja yang saya sudah selami setahun terakhir ini, perubahan adalah sebuah makanan sehari-hari, bahkan seperti rutinitas saja. Mulai perubahan kelas kambing sampai perubahan kelas kakap selalu terjadi dan bertubi-tubi.

Perubahan kecil yang terjadi sudah gak bikin saya goyah.. Hati dan pikiran sudah tahan.. Misalnya perubahan intranet, yaitu sistem kerja di kantor yang mengurus work flow saya dengan bos-bos.

Perubahan moderat mulai bikin saya cemas.
Misalnya perubahan tim kerja. Yang ini benar-benar menguras habis energi saya. .
Sebulan sekali ada saja partner yang re-sign atau dipindah ke divisi lain. Setiap sabtu ada farewell.. Sedih deh, kalo partner kerja gonta ganti melulu kapan tim nya bisa solid..?

Contoh lain perubahan moderat adalah perubahan request client. Ya Tuhaan…yang ini bener-bener bikin energi saya mines..
Client itu ya bisa hari ini bilang A, besok bilang B, lusa A lagi…ya sudahlah client sehari berubah A ke Z pun saya harus terima, la wong duit mereka yang jadi gaji saya.

Perubahan dahsyat adalah: GANTI KERJAAN BARU! alias kita yang resign… Inki perubahan dahsyat, at least begitulah menurut saya. Ganti kerjaan berarti kita ninggalin lingkungan lama dan masuk ke lingkungan baru. Di lingkungan yang baru kita harus beradaptasi lagi, belajar lagi..
Masih banyak loh orang yang ga berani menghadapi perubahan besar karena merasa takut, akhirnya mereka ga maju, kapasitasnya segitu-gitu aja. Stagnan.

Dunia kerja memaksa saya untuk mengingat kembali mata kuliah manajemen perubahan. Mengingatkan saya untuk berani menerima tantangan dan mengambil resiko untuk keluar dari comfort zone dan mencoba sesuatu yang baru.

CHANGE or DIE! Akhirnya kita harus camkan itu dalam hati dan pikiran kita. Kalau kita ga berani berubah siap-siap saja berdiri di paling belakang, dan akhirnya kita dilupakan.

Jakarta, 1 Juni 2012